Aksi Peduli Baksil
Selasa, 16 September 2008, telah diadakan aksi peduli Baksil (Babakan Siliwangi) di depan Hotel Preanger, dekat Gedung Merdeka, tempat pelantikan walikota Bandung baru, Dada Rosada, dan wakilnya, oleh massa dari ITB (yang sayangnya hanya terdiri dari 50 orang). Lembaga yang mendatangkan massanya antara lain Kabinet KM-ITB, PSIK, HMP, IMA-G (Arsitektur), NYMPHAEA, dan HMIF (termasuk saya sendiri).
Aksi dimulai dengan berjalan kaki dari simpang lima dengan membawa spanduk bertuliskan penolakan pembangunan baksil sampai ke depan Hotel Preanger, lalu dilanjutkan dengan orasi dari perwakilan-perwakilan lembaga yang datang (termasuk Shana, presiden Kabinet KM ITB). Massa ITB ini juga membentangkan spanduk putih berisi lebih dari seribu tanda tangan mahasiswa yang menolak pembangunan Baksil. Massa ITB ini juga menutup mulutnya dengan lakban sebagai tanda bahwa suara-suara yang dikeluarkan tidak lagi didengar oleh para petinggi pemerintahan.
Massa ITB membentangkan poster berisi tanda tangan
penolakan pembangunan Baksil
Shana, presiden kabinet KM ITB, menutup mulutnya dengan lakban
~ Tolak pembangunan dan alih fungsi Baksil ~
http://savebabakansiliwangi.wordpress.com/
http://lequoaila.wordpress.com/2008/09/06/babakan-siliwangi-kita-bersama/
hahaha, sekarang yang milih dada rosada nyesel dah
Baksil hilang =
1. bandung tambah panas, orang jakarta jadi bales dah
2. mata air ilang
3. yang lari di saraga jadi ga betah gara2 udaranya ga segar lagi
4. mata air ilang
5. alam kembali di nomorduakan
6. rakyat kecil ga bisa nongkrong di baksil lagi
memang, ujung2nya yang jadi korban duit nya penguasa kalo ga rakyat kecil ya alam…
semoga perjuangannya dilancarkan
wah presidennya cewek, hebat2..